Selasa, 27 Agustus 2013

KATAKAN AKU PUN LELAKI,,,




Apakah ada yang seperti ini
Kan selalu hadir sebagai bayang-bayang
Katanya sama saja seperti pecundang
Yang kalah sebelum berperang
Tahu jawabnya hanya membuat diriku benci
benci pada diri dan merasa bodoh sendiri
Atau malah sebaliknya?
buatku bangga karena berbeda?
Sehingga ku jadi istimewa? 
Perempuan mana yang tertarik dengan rasio
nampaknya seperti terdengar,
Lelaki mana yang tak berpikir dengan rasio 
Tapi bolehkah sekali ini saja ku jadi lelaki
Kupakai otakku dan mengabaikan keabstrakan rasaku
Karenaku butuh berlindung dari luka itu
Menjadi kokoh dan tak peduli walau dilupakan
Tetap mengeras walau tahu sebuah ruang
mungkin takkan pernah ada
Aku ingin tetap tegak di barisan depan
Seperti lelaki yang pantang berperasaan 
Aku tertantang
Dan akan kubuktikan
Bahwa takkan pernah ada keluhan
Mengurai air di pelupuk hanya mengundang kelemahan
Kau harus tahu aku tidak lemah!
Tidak akan! 
Tapi sesosok bayang
Tak sedikitpun berminat dengan pengakuanku
Bersembunyi dalam gelap
menertawai membiarkanku bernyanyi semu
Rautnya mencibir meragukanku
Dia menyeringai
Lalu melemparkan sapu tangan putih biru di depan wajahku
Sebelum akhirnya menghilang
Dan meninggalkanku dalam kegamangan
Aku berdiri angkuh dan genggam erat sapu tangan itu
Mataku memerah marah
Memandang dendam ke arah sirnanya sang bayang-bayang
Tapi tubuhku tetap saja menggigil pilu 








Tidak ada komentar:

Posting Komentar