Bila cukup lewat tulisan.. niscaya kuwakili semua huruf
Bila dapat aku wakilkan.. niscaya kugambarkan dalamnya rindu
Engkau Ya Rosul. tahu saat ku menyapa
Engkau Ya Rosul sabab kejadian
Butakanlah diriku dengan cintamu
Gandeng tanganku kemana pun dirimu
Jadilah didepanku Ya Rosul untuk membimbingku
Jangan pernah hilang dari pandanganku
Tuhanmu telah memilihmu
Sebagai kekasih
Harap diri berkumpul
Denganmu….kemana engkau pergi
===================================================
Di Ujung Kehampaan
Tahu ngga, kemarin aku sedih banget, ngga punya semangat, ngga punya apa-apa, benar-benar down. Aku benar-benar terpuruk. Puncaknya pas lagi shalat.
Akhirnya kusampaikan semua kehampaan yang kurasakan.Tiba-tiba, entah ide dari mana, aku berdoa minta diambil rohku saat itu dan minta diisi sama Allah. Aku ngga mengerti apa maksud doaku itu. Aku heran kenapa bisa begitu?
Ternyata Allah mengajariku tentang gelas kosong itu. Memang saat itu, di ujung kehampaan itu, aku merasakan kondisiku saat itu benar-benar kosong. Mungkin Allah sedang mengosongkanku dari rasa bisa, dari rasa berdaya, dari rasa ke-aku-an. Aku sedang diajarkan tentang :
La haula wala quwwata illa billaah. Tidak ada daya dan kekuatan selain dengan pertolongan Allah. Bahwa kita sebenarnya tidak berdaya, jika tanpa bantuanNya.
Ini untuk mengosongkanku, mengikis kesombonganku, dan selanjutnya mengisiku dengan ilmu-NYA. Ibarat gelas kosong, akan sangat banyak menampung ilmuNYA. Berbeda jika gelas itu penuh, maka akan tumpah. Tidak bisa menerima ilmu dariNYA.
Akhirnya kusampaikan semua kehampaan yang kurasakan.Tiba-tiba, entah ide dari mana, aku berdoa minta diambil rohku saat itu dan minta diisi sama Allah. Aku ngga mengerti apa maksud doaku itu. Aku heran kenapa bisa begitu?
Ternyata Allah mengajariku tentang gelas kosong itu. Memang saat itu, di ujung kehampaan itu, aku merasakan kondisiku saat itu benar-benar kosong. Mungkin Allah sedang mengosongkanku dari rasa bisa, dari rasa berdaya, dari rasa ke-aku-an. Aku sedang diajarkan tentang :
La haula wala quwwata illa billaah. Tidak ada daya dan kekuatan selain dengan pertolongan Allah. Bahwa kita sebenarnya tidak berdaya, jika tanpa bantuanNya.
Ini untuk mengosongkanku, mengikis kesombonganku, dan selanjutnya mengisiku dengan ilmu-NYA. Ibarat gelas kosong, akan sangat banyak menampung ilmuNYA. Berbeda jika gelas itu penuh, maka akan tumpah. Tidak bisa menerima ilmu dariNYA.
================================================================
I Miss You, So Much
Ya Allah saya rindu padaMU
I miss YOU, so much. Amat sangat.
Belum pernah aku merasakan kerinduan yang begitu menggelora.
Saya ngga kuat, ya Allah.
I need You. Jangan tinggalin saya, please..
Saya benar-benar tak bisa hidup tanpaMU.
I’m nothing without YOU.
La haula wala quwwata illa billah…
Saya ngga tahu bagaimana mengungkapkan perasaan ini.
Saya kangen padaMU.
Please, sayangi saya. Warhamni, ya Allah.
Cintai saya, maka saya tak akan perdulikan apapun.
Kenapa, ya Allah? Kenapa Kau buat aku begitu merana karena cintaMU?
Aku begitu mendambakan cintaMU.
Kenapa, ya Allah?
Padahal kemarin aku sudah bisa ‘nyambung’. Tadi juga bisa.
Tapi kenapa sekarang rindu ini begitu menyiksaku.
Seolah sudah begitu lama tidak berjumpa denganMU.
I miss YOU, so much. Amat sangat.
Belum pernah aku merasakan kerinduan yang begitu menggelora.
Saya ngga kuat, ya Allah.
I need You. Jangan tinggalin saya, please..
Saya benar-benar tak bisa hidup tanpaMU.
I’m nothing without YOU.
La haula wala quwwata illa billah…
Saya ngga tahu bagaimana mengungkapkan perasaan ini.
Saya kangen padaMU.
Please, sayangi saya. Warhamni, ya Allah.
Cintai saya, maka saya tak akan perdulikan apapun.
Kenapa, ya Allah? Kenapa Kau buat aku begitu merana karena cintaMU?
Aku begitu mendambakan cintaMU.
Kenapa, ya Allah?
Padahal kemarin aku sudah bisa ‘nyambung’. Tadi juga bisa.
Tapi kenapa sekarang rindu ini begitu menyiksaku.
Seolah sudah begitu lama tidak berjumpa denganMU.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar