Sabtu, 31 Agustus 2013

APA ?



./JODOHKU TERTEBAS PEDANG











Site Owned By Hasyim Narindra Arya </ b> *********************************************** Saya tak pernah mengerti apa yang sebenarnya saat ini ku cari....Rasanya saat ini terbang lemah....Tanpa Bisa berkata-kata...Aku terdiam...Namun sanubari berkata....Aku sama seperti kalian...Aku bernafas.....Aku telah hilangkan kefanaan...






Doa memohon kemenangan bagi mujahidin Islam

NeonoRV
Dewasa ini mujahidin Islam di berbagai penjuru dunia berjihad melawan persekongkolan kekuatan zionis, salibis, komunis, musyrikin Syiah,  musyrikin paganis dan rezim murtad sekuler. Sebagai bagian dari kaum muslimin, kita wajib mendukung jihad di jalan Allah Ta’ala untuk menegakkan syariat Allah Ta’ala di muka bumi. Minimal dukungan itu diwujudkan dengan lantunan doa kita. Berikut ini sebagian doa memohon kemenangan bagi mujahidin Islam.
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Ya Rabb kami, curahkanlah kesabaran kepada kami, teguhkanlah langkah kaki [pendirian] kami dan menangkanlah kami atas orang-orang kafir. (QS. Al-Baqarah [2]: 250)
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Ya Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami, sikap berlebihan dalam sebagian urusan kami, teguhkanlah langkah kaki [pendirian] kami dan menangkanlah kami atas orang-orang kafir. (QS. Ali Imran [3]: 147)
«اللَّهُمَّ مُنْزِلَ الكِتَابِ، سَرِيعَ الحِسَابِ، اللَّهُمَّ اهْزِمِ الأَحْزَابَ، اللَّهُمَّ اهْزِمْهُمْ وَزَلْزِلْهُمْ»
Ya Allah Yang menurunkan kitab suci dan cepat menghitung (meminta pertanggung jawaban atas perbuatan hamba-Nya), ya Allah kalahkanlah golongan-golongan musuh, ya Allah kalahkanlah mereka dan goncangkanlah mereka.” (HR. Bukhari no. 2933 dan Muslim no. 1742)
«اللَّهُمَّ مُنْزِلَ الكِتَابِ، وَمُجْرِيَ السَّحَابِ، وَهَازِمَ الأَحْزَابِ، اهْزِمْهُمْ وَانْصُرْنَا عَلَيْهِمْ»
Ya Allah Yang menurunkan kitab suci, menjalankan awan dan mengalahkan golongan-golongan musuh, [ya Allah] kalahkanlah mereka dan menangkanlah kami atas mereka.” (HR. Bukhari no. 2966 dan Muslim no. 1742)
«اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ، وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ، اللَّهُمَّ الْعَنِ الْكَفَرَةَ أَهْلَ الْكِتَابِ الَّذِينَ يُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ، وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَاءَكَ، اللَّهُمَّ خَالِفْ بَيْنَ كَلِمِهِمْ، وَزَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ، وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِي لَا تَرُدُّهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِينَ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، اللهُمَّ إِنَّا نَسْتَعِينُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ، وَنُثْنِي عَلَيْكَ، وَلَا نَكْفُرُكَ وَنَخْلَعُ وَنَتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، اللهُمَّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَلَكَ نُصَلِّي وَنَسْجُدُ وَلَكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ نَرْجُو رَحْمَتَكَ وَنَخَافُ عَذَابَكَ الْجَدَّ، إِنَّ عَذَابَكَ بِالْكُفَّارِ مُلْحِقٌ
Ya Allah, ampunilah kaum mukminin dan mukminat, ampunilah kaum muslimin dan muslimat, satukanlah hati mereka, perbaikilah hubungan di antara mereka, dan menangkanlah mereka atas musuh-Mu dan musuh mereka!
Ya Allah, laknatlah kaum kafir Ahlu Kitab (Yahudi dan Nasrani) yang mendustakan para rasul-Mu dan memerangi para wali-Mu.
Ya Allah, timpakan perselisihan di antara mereka, goncangkanlah langkah kaki mereka, dan turunkanlah kepada mereka hukuman-Mu yang tidak Engkau tolak dari kaum yang durjana.
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Ya Allah, sesungguhnya kami meminta pertolongan dan memohon ampunan kepada-Mu, kami memuji-Mu dan tidak mengkufuri-Mu, kami berlepas diri dan meninggalkan orang yang berbuat durhaka kepada-Mu.
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Ya Allah, hanya kepada-Mu kami beribadah, kepada-Mu semata kami melaksanakan shalat dan sujud, untuk-Mu semata kami bekerja dan berusaha, kami mengharapkan kasih sayang-Mu dan takut kepada siksa-Mu yang keras, sesungguhnya siksa-Mu pasti menimpa orang-orang kafir. (HR. Muhammad bin Nashr al-Marwazi dalam Shalat al-Witr, 1/321 dan Al-Baihaqi dalam As-Sunan al-Kubra no. 3143, merupakan doa yang dibaca Umar bin Khathab dalam qunut shalat witir)

Amien ya robbal alamiin

Hanya coretan BLOGER NEWBIE


Kamis, 29 Agustus 2013

WAKIL RAKYAT

PILIHLAH WAKIL RAKYAT YANG MERAKYAT

















# Dipersembahkan oleh : TEMANGGUNG PEDULI KEADILAN #
[ PILIHLAH WAKIL RAKYAT YANG MERAKYAT ]

[-] ./Meninbox ./Surabayag3tar ./Katonz ./D3M1T ./Lowo Ireng ./Gabby ./SultanHaikal ./Om Jin ./Non Ayya ./Zeeattacker ./root@Kiddizer ./Onix AQua ./Garuda Dot ID ./X'inject ./Kang Awan ./Brian Kamikaze ./Egar ./Index Php ./Rebels ./Mrnyepik ./Xmin ./Jully ./Kamis ./dImaS chibela at ./AVM ./RyN ./Jihad Fighter ./ AND YOOU [-]

Rabu, 28 Agustus 2013

PUISI UNTUK IBUKU







This site has been hacked by Arya Narindra Hasyim
Ya Alloh Jagalah Ibu,Bapak,Serta Adik-adikku!

Puisi Untuk IBU 

Ibu... adalah wanita yang telah melahirkanku merawatku membesarkanku mendidikku hingga diriku telah dewasa Ibu... adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri tatkala perutku terasa lapar dan haus tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam Ibu... adalah wanita yang penuh perhatian bila aku sakit bila aku terjatuh bila aku menangis bila aku kesepian Ibu... telah kupandang wajahmu diwaktu tidur terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang terdapat sinar kelelahan karena aku Aku yang selalu merepotkanmu aku yang selalu menyita perhatianmu aku yang telah menghabiskan air susumu aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu Ibu... engkau menangis karena aku engkau sedih karena aku engkau menderita karena aku engkau kurus karena aku engkau korbankan segalanya untuk aku Ibu... jasamu tiada terbalas jasamu tiada terbeli jasamu tiada akhir jasamu tiada tara jasamu terlukis indah di dalam surga Ibu... hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu karena jasamu tiada terbalas Hanya tangisku sebagai saksi atas rasa cintaku padamu Ibu..., I LOVE YOU SO MUCH juga kepada Ayah...!! Puisi Ibu Karya : Imam Zenit bu... Kau Harus terbangun di Pusat malam hanya karena suara tangisku yang mengguncang Walau bajumu harus basah dengan semprotan kencingku Kau tetap tersenyum penuh kasih padaku... Ibu... Kau Dewi dalam keheningan, Kau korbankan malam hanya untuk menjagaku dari kesunyian Dari sunyinya malam, dari bisikan-bisikan nyamuk yang mengincarku Kau tetap tersenyum penuh kasih padaku... Ibu... Di Pagi hari aku kembali membuat ulah tapi kau tanggapi dengan senyuman... Dulu Kau selalu bilang "Ade jangan nakal"! yang sampai sekarang aku masih mengingatnya Walau kau selalu ku perbudak dengan kenakalanku Kau tetap tersenyum penuh kasih padaku... Ibu... Wanita yang selalu siaga saat aku dalam buaian saat kakiku belum kuat untuk berdiri saat perutku mulai terasa lapar dan kehausan Saat kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam Kau tetap tersenyum penuh kasih padaku... Ibu... Kau selalu ada untukku dengan semua curahan perhatianmu Kau selalu jaga aku saat aku sakit, Saat aku terjatuh, saat aku menangis, Saat aku kesepian, walau kau selalu kususahkan Kau tetap tersenyum penuh kasih padaku... Ibu... jasamu tak terhingga, jasamu tak terbalas jasamu tak ternilai, jasamu tiada tara Kasihmu Sepanjang masa, "I Love you Ibu... jasamu terlukis indah dalam bayang surga Ibu... hanya Do'a yang bisa kupanjatkan untukmu karena jasamu tiada terbalas... Hanya tangisku sebagai saksi atas rasa cintaku padamu...
DO'AMU IBU Ibu...! Aku tahu... Semua letihmu itu tulus Dan...akupun tahu Bukan apa-apa yang engkau ingin Engkau tak pernah inginkan apa-apa Ibu...! Dulu engkau pernah bilang Cepatlah besar anakku ! Jadilah engkau orang besar Yang membesarkan hati Ibu Ibu...! Semua hebatku Tak kan pernah ada Tanpa ikhlas pengorbananmu Ibu...! Sabdamu adalah do'a Do'a yang nyaring terdengar Dan pasti... didengar ! Bukan gelimang harta tuk membalas Bukan pula, tahta dan mahkota Bhakti, taat... menjaga hati Itu saja...cari dan mesti kau beri By: Wong alasan 

TERIMA-KASIH..IBU 
 IBU...rambutmu kini sudah mulai memutih Kulitmu tak lagi kencang Penglihatanmu tak lagi terang Jalanmu kini sudah mulai goyang Namun..apa yang terlihat Semua itu tak pernah engkau rasakan Semua itu tak pernah engkau pedulikan Aku paham, semua itu demi anakmu Sepanjang jalan engkau mengais rejeki Sepanjang waktu engkau berhitung Berapa laba kau dapat hari ini Tuk membayar semua letihmu Engkau tak lagi dapat membedakan Mana siang, mana malam Semangat mengalahkan gemetar kakimu Dan segala rasa lelahmu Ini semua...untuk siapa? Hanya untuk anakmu Anak yang engkau impikan menjadi orang hebat Mencapai setumpuk asa IBU...sampai kapanpun, Anakmu tak kan pernah lupa Atas semua jasa, do'a dan derita Keringat yang engkau cucurkan IBU...engkau sudah terlalu besar, berkorban Hanya surga yang pantas membayar tulusmu Hanya Tuhan yang pantas menjagamu Dunia dan akherat... IBU... Anakmu kan selalu merindumu Do'a di setiap hembus nafas ini Terima kasih...IBU, untuk semua ikhlasmu By: Wong alasan    
ENGKAULAH SURGAKU 
 Hari ini aku bertanya Untuk diriku sendiri Sederhana, tapi tak sesederhana itu Untuk menjawabnya Butuh waktu Perjuangan Kesungguhan Entah...apa lagi Tanya yang harus ku jawab Dengan, benar..pasti Hingga ku yakin Itu...pasti benar Tuhan..Engkau bilang Surga ditelapak kaki ibu Makna yang terbalut bahasa Yang sulit ku terjemahkan Biarkan ku coba mencari Mulai hari ini..dan seterusnya. Hingga kuberhenti Kudapati semua jawab Ibu... Ijinkan aku mencari Surgamu Yang masih rapat...tersimpan Diantara rimbun belantara hidup Ibu... Kumohon petuahmu Apa kan kubuat Untuk bahagiamu Ibu... Tunjukkanlah Arah mana kan ku tuju Timur, selatan, barat atau utara Tuk kudapat ungkap semua-jawab By: Wong Alasan
BUNDA Bunda... Bunda... Usiamu kini tak lagi muda Tapi aku jua belum bisa apa-apa Bunda... Bunda... Kakimu tak sekuat dulu Menopang tubuh dan juga aku dikala mengandungku Bunda... Bunda... Tak ada yang berubah dari kasih dan sayangmu Meski mataku terbelalak namun tak sesadar itu Bunda... Bunda... Lidahmu penawar segala sakitku Dan tamparmu penyadar hidayahku Bunda... Bunda... Tak ada yang sepadan sebuah kata kias Karna hanya '' BUNDA '' itu jua yang pas Karya: Adhi Jaka Wahana Puisi untuk ibu Tercinta karya : Puisisurga Ibu, ingin kusajakkan senyummu, seraya kupilih dan kupilah ribuan kata, tetapi tak jua bisa kurangkai kalimat, yang paling senonoh untukmu. Biarlah puisi untukmu tetap kupingit di hati, jika berkenan, baca saja rangkaian prosa pada raut wajahku, karena aku tak pernah memakai cadar dihadapanmu, tangisku adalah tangisku dan tawaku adalah tawaku. Aku mengenal kasihmu dengan sendiriku, tanpa ada yang mengajari, tanpa pula referensi, dan karenamu juga aku bisa mengenal rindu, yang kuyakini hingga riwayatku ditelan bumi. Ibu, aku tahu kita mencintai kesahajaan, kita membenci kemunafikan, maka untuk apa kututup rapat aurat tabiatku, jika hanya untuk menyenangkanmu. 

MAAFKAN SEGALA KESALAHANKU IBU,BAPAK,ADIK2KU,KERABAT2KU,SAHABAT2KU,TEMAN2KU DAN SAUDARA2KU Terimakasih.  ^_^
Greetings to :|| Alloh-Nabi Muhammad_keluarga serta sahabat || Ibu-Bapak-adik2ku&ponakan || Kakek-nenek || Sedulur-2ku || Sahabat-2 ku  ||and all u brothers and sisters.


UNTUK IBU & AYAHKU




Gratisan Musik


This site has been hacked by Arya Narindra Hasyim
Ya Alloh Jagalah Ibu,Bapak,Serta Adik-adikku!

Kata-Kata Doa
#  Ya Allah, Terimakasih untuk pagi ini. Kami masih bisa berkumpul dengan keluarga kami. Ya Allah, Berikanlah selalu keluarga kami kesehatan...Aamiin #  Lindungi Ibu Ya Allah . . .Lindungi Ibu dalam lelap tidurnya malam ini, Dan biarkan beliau terbangun dengan wajah cantik dan seyumannya esok pagi, Iringilah setiap langkahnya Ya Allah, Hindarkan beliau dari segala keburukan, Tunjukkan beliau jalan yang lurus, Agar senantiasa berada di jalan Mu Ya Allah . . .Aamiin
Ibu, berjuta kisah telah engkau ukir indah menyapa Jiwa. Hanya doa yang mampu ananda haturkan, Semoga Emak senantiasa dalam LindunganNya, semoga Tuhan mengampuni segala Dosa Ibu. Dosa yang terukir demi hadirkan mimpi ditiap renggekanku
#  Ya Allah . . .Semoga Ibu dan ayah lahir bathinnya selalu tenang, berikan rezekinya berlimpah dan sehat selalu jiwa raganya. Oh Tuhanku,sekali lagi aku memohon dan bersujud dihadapanmu untuk ibu dan ayahku tercinta. Semoga beliau selalu dalam perlindungan-Mu, Ibu dan Ayah selalu bahagia dan diberkati usia panjang. Berikan kemurahan rezeki,kebahagiaan dan kedamaian, selalu arif dan bijaksana dalam membimbing putra-putrinya Menuju kebenaran abadi, Ya Allah Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Sempurna semoga Engkau selalu menerima sujud dan baktiku yang tulus ini mengabulkan harapan dan cita-citaku, untuk selalu berbakti kepada orangtuaku, dalam doa pada-mu kami bersujud semoga kami semua berbahagia . . .Aamiin . . .
#  Ya Allah Ya Tuhan ku . . .Kami mohon kepada-Mu. Selamatkan ayah dan ibu kami, selamatkan dunia akheratnya lindungi kami dari Ilmu dan Amal- amal yang tiada Engkau berkahi....Aamiin . . .
#  Ya Tuhan . . .Sebelum sang waktu merebut senyumnya, jangan biarkan hamba terjatuh dalam angkuhku. hingga jauhkan hati akan rinduku tiada menyapa ia dalam doa-doaku.....Aamiin
#  Ya Allah . . .Dalam doaku ini, Hambamu hanya mengharapkan agar Ibu menerima seluruh berkah dan rahmat-Mu. Berikanlah Ia kesehatan, agar ia bisa terus tersenyum menikmati hidup, Berikanlah Ia keberuntungan dalam hidup ini, agar ia bisa menjalani hidup ini dengan senang, berikanlah Ia kekuatan, agar Ia tetap tegar menghadapi segala cobaan. Berikanlah Ibu kebahagiaan, agar ia merasakan arti kehidupan ini, berikanlah Ia kesabaran, agar dapat bertahan menghadapi emosi nya berikanlah pengharapan Agar ia dapat menggapai yang ia mau, berikanlah kemudahan Agar ia dapat meraih sesuatu tnpa kesusahan . . Kabulkanlah doaku ini Ya Allah, doa yang setiap hari hamba mohonkan padaMU, doa kecil yang tak berarti dibanding sgala jasanya didunia ini. Aamiin . . .
#  Ya Allah . . .Aku tau betapa engkau sangat menyayangi ibuku sehingga Engkau selalu memberikan cobaan Untuk ibu agar ibuku selalu naik tingkat keimanannya Ya Allah . . .Aku sangat yakin, Engkau sangat mencintai ibuku, sehingga Engkau selalu memberikan ketegaran dalam hati nya. Untuk menjalani cobaan- cobaan yang Engkau berikan Ya Allah . . .izinkan aku mencintai ibuku selalu dari segenap jiwa ragaku dan izinkan aku Ya Allah untuk selalu bisa menjaga ibu dan membalas setiap perih, keluh kesahnya hingga setiap tetes susu yang ia berikan padaku, Izinkanlah aku Ya Allah . .Untuk dapat menghapus air mata ibuku dan selalu membuatnya tersenyum bahagia. Aamiin . . .
#  Ibu . . .Kaulah yang kubanggakan. Kaulah tempatku berpijak. Kaulah tempat sandaranku. Kaulah panutanku segalanya bagiku . .Di tangan ibu-lah aku dapat merasakan betapa bahagianya aku. Masih mempunyai orang tua. Betapa senangnya aku melihat ibu tertawa lepas. Betapa hancurnya hatiku ketika melihat ibu menangis. Betapa ibu mengharapkanku menjadi orang yang berhasil Setiap kali ibu menutup telepon dengan berkata '' Belajar yang rajin ! '' Ya Allah . . .Berkatilah ibu ku,curahkanlah rahmat-Mu untuk ibuku. Berkatilah pekerjaannya dan buatlah supaya aku dapat berbakti kepada ibuku dengan sepenuh hatiku. Ya Allah , ke dalam tanganMu kuserahkan keluargaku . . .Aamiin 
#  Ibu . . .Kaulah yang kubanggakan Kaulah tempatku berpijak Kaulah tempat sandaranku Kaulah anutanku segalanya bagiku . .Di tangan ibu-lah aku dapat merasakan betapa bahagianya aku Masih mempunyai orang tua. Betapa senangnya aku melihat ibu tertawa lepas. Betapa hancurnya hatiku ketika melihat ibu menangis. Betapa ibu mengharapkanku menjadi orang yang berhasil. Setiap kali ibu menutup telepon dengan berkata '' Belajar yang rajin ! '' Ya Allah . . .Berkatilah ibu ku,curahkanlah rahmat-Mu untuk ibuku. Berkatilah pekerjaannya dan buatlah supaya aku dapat berbakti kepada ibuku dengan sepenuh hatiku. Ya Allah , ke dalam tanganMu kuserahkan keluargaku . . .Aamiin 
#  Bismillahirrahmanirrahim, Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya. Istimewakan mereka dengan kesejahteraan-Mu dan keberkahan-Mu. Ya Allah, buatlah aku takut kepada kedua orang tuaku, seperti rasa takut kepada penguasa yang tegas. Buatlah aku berbakti kepada keduanya, sebagaimana kebajikan seorang ibu yang pengasih. Ya Allah, jadikan kekuatanku dan kebaktianku kepada orang tuaku sebagai rasa kasih yang lebih menyenangkan hati daripada tidurnya orang-orang yang mengantuk. Dan lebih terasa segar di dada daripada segarnya minuman orang-orang yang haus sehingga aku bisa mendahulukan keinginan mereka daripada keinginanku sendiri dan mengutamakan keridhaannya daripada keridhaanku sendiri dan menganggap banyak kebaikan mereka kepadaku meskipun itu sedikit dan menganggap sedikit kebaktianku kepada mereka meskipun itu banyak. Ya Allah, rendahkanlah suaraku dihadapan mereka. Hiasilah ucapanku dengan kata manis kepadanya. Lembutkanlah tingkah dan kelakuanku. Isilah hatiku dengan rasa kasih kepadanya. Biarlah aku tetap menyertainya dan merindukannya. Ya Allah, balaslah kebaikan mereka atas pendidikan yang diberikan kepadaku. Berilah ganjaran penghargaan kepada mereka karena telah memuliakanku. Serta peliharalah mereka sebagaimana mereka dahulu memeliharaku di waktu kecil. Ya Allah, berikan ampunan terhadap kesalahan mereka. Janganlah engkau membuatku lupa mengingat kedua orang tuaku di setiap akhir shalatku dan di setiap saat di siang hariku dan di malam hariku. Kabulkanlah, Ya Allah . . .Aamiin . . .
#  Ya Allah . . .Alhamdulillah ibuku dapat tersenyum, ketika ku bilang ibu cantik, ketika ku bilang ibu orang yang paling baik Ya Allah , Pertahankan senyum ibu ku . . .Aamiin . . .
#  Wanita terindah yang menyentuhku, Ialah ibu . . .Luluh hati ketika menatapnya hingga tangispun sirna, Memekarlah senyum kecilku. Ananda teringat ucap kasihmu kala itu "Timang..Timang..Anakku sayang" Ananda tak mengerti alunanmu namun entah mengapa ananda terlelap, Mendengar irama indah yang dilukiskan olehmu dimimpiku . . .Begitu banyak panggilan indah untukmu, namun bagimu . . .dengan mengingat apa yang engkau amanahkan, Ialah makna cahaya kasihmu.
#  Ya Allah, Terimakasih untuk pagi ini. Kami masih bisa berkumpul dengan keluarga kami. Ya Allah, Berikanlah selalu keluarga kami kesehatan...Aamiin
#  Lindungi Ibu Ya Allah . . .Lindungi Ibu dalam lelap tidurnya malam ini, Dan biarkan beliau terbangun dengan wajah cantik dan seyumannya esok pagi, Iringilah setiap langkahnya Ya Allah, Hindarkan beliau dari segala keburukan, Tunjukkan beliau jalan yang lurus, Agar senantiasa berada di jalan Mu Ya Allah . . .Aamiin . . .
   Puisi Untuk Ibu   #  Tetes jiwa mengalir mengingatmu, Engkau yg tak pernah lelah melangkahkan Raga. Demi buah jiwamu, Demi mimpi terindah untukku. Engkau rela menembus waktu, Menghempas lelah dengan keringatmu. Menabur harap dengan doa dan air matamu. Lihatlah ananda, Hanya mampu menuntut lebih, Hanya mampu mengeluh demi ego dan nafsuku. Ya Tuhan, Inikah balasan Hamba untuknya ? Ampunilah Hamba ya Tuhan, Izinkanlah hamba kembali memeluk cahayaMu, Cahaya Kasihnya yang tak lelah muliakan Aku, Dalam bait jiwanya . . .Aamiin   #  Ibu dan Ayah . . . Aku tau kalian menyayangiku Masih terasa bahumu menjadi sandaran kepalaku Masih terasa tepukanmu dipantatku yang membuatku tertidur Aku tahu kalian mengasihiku Masih terngiang suaramu memanggil namaku Masih terngiang nasehat-nasehatmu Aku tahu engkau berkorban untukku ibu Masih kuingat ketika engkau kena minyak panas Masih kuingat ketika engkau mencuci Masih kuingat ketika engkau tertidur karena lelah Masih kuingat ketika engkau mendoakanku Aku tahu engkau berjuang untukku ayah Masih kuingat ketika tubuhmu bau oli Masih kuingat ketika tanganmu berdarah Masih kuingat ketika engkau pulang membawa buah kesukaanku Masih kuingat ketika engkau mengajari aku mencintai kakakku Masih kuingat ketika engkau mengajariku berkerja Aku tahu kalian sangat lelah sekarang Sekarang saatnya aku melayani kalian Sekarang saatnya aku berkorban untuk kalian Sekarang saatnya aku berkeringat untuk kalian Sekarang saatnya aku berbakti kepada kalian Sekarang saatnya dan bukan nanti….. Ya Allah . . .Ringankan lah langkahku untuk membahagiakan ibu dan ayahku...Aamiin . . .   #  Bunda, Kutau cintamu sedalam lautan . . . Pengorbananmu pun tak pernah pudar, Dalam limpahan rahmat dan ridho-Nya. Wahai Bunda . . . Maafkan segala kesalahanku, Jerih payahmu tak tertandingi Membuat ku selalu ingin sepertimu. Untukmu Bunda . . . Doaku selalu menyertaimu. Terima kasih atas segala panduanmu, Hidupku begitu berarti karenamu. Semoga Allah selalu melindungimu, Dan segala impianmu terwujud atas kehendak-Nya. Kasih sayangku untukmu selalu, Walau tak terlukiskan, namun selalu tercipta untukmu...Aamiin * I B U * Tanpa seorang ibu... Aku tak ada di dunia ini... Dan tanpa seorang ibu juga... Aku tak ada apa-apanya di dunia ini... IBU sangat berharga buat aku... Sembilan bulan aku di dalam kandungannya... Sehingga aku lahir dan di besar kan... Dengan sepenuh kasih sayangnya... sehingga aku dewasa seperti ini... IBU selalu ada buat aku... Di saat aku bahagia, aku di pelukannya... Di saat aku sedih, aku selalu di hiburnya... Dan di saat aku marah, ibu selalu menenangkan hatiku... IBU... begitu besar pengorbanan mu... Aku tak akan pernah melupakan jasa-jasamu... TERIMAH KASIH IBU.. I LOVE YOU IBU Terimakasih.  ^_^
:|| Alloh-Nabi Muhammad_keluarga serta sahabat || Ibu-Bapak-adik2ku&ponakan || Kakek-nenek || Sedulur-2ku || Sahabat-2 ku  ||and all u brothers and sisters.


CURAHAN HATI

AKU MEMINTA TAPI SELALU JAWABANNYA 'tidak'

                                          TUHAN MENJAWAB TIDAK

Aku meminta kepada Tuhan untuk menyingkirkan setiap masalah-masalahku. Tuhan menjawab ",Tidak.Itu bukan untuk Kusingkirkan tetapi agar kau dapat mengalahkannya.

Aku meminta Tuhan untuk menyembuhkan kecacatanku. Tuhan menjawab ", Tidak.Jiwa adalah sempurna sedangkan badan itu hanyalah sementara.

Aku meminta kepada Tuhan untuk menghadiahkanku kesabaran. Tuhan menjawab", Tidak. Kesabaran itu didapatkan dari kesulitan yang dilalui.Itu tidak dapat diberikan tetapi harus dipelajari.

Aku meminta kepada Tuhan untuk memberikan kebahagian bagiku. Tuhan menjawab ", Tidak. Aku memberikanmu rasa syukur supaya kamu selalu merasa hidupmu tak berkekurangan.



Aku meminta kepada Tuhan untuk menjauhkan penderitaan. Tuhan menjawab", Tidak. Penderitaan itu menjauhkanmu dari hal duniawi dan mendekatkanmu kepadaKu.

Aku meminta kepada Tuhan untuk menumbuhkan imanku. Tuhan menjwab ", Tidak. Kamu harus menumbuhkan sendiri dan Aku akan memangkasnya supaya dapat membuatmu berbuah indah.

Aku meminta kepada Tuhan untuk memberikan segala hal sehingga aku dapat menikmati hidup. Tuhan menjawab", Tidak.Aku memberikanmu hidup sehingga kamu dapat menikmati segala hal.

Aku meminta kepada Tuhan untuk membantuku mengasihi orang lain seperti Tuhan mengasihiku. Tuhan pun tersenyum dan menjawab", Aaaahhh, akhirnya kamu mengerti juga. Bagi dunia kamu mungkin hanya seseorang tetapi bagi seseorang kamu mungkin dunianya. Maka belajarlah mengasihi mereka.

KU BERUSAHA BERTANYA PADA DIRIKU??

                                YANG LALU BIARLAH BERLALU KAWAN..

      Jangan hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawah payung gelap masa silam.Selamatkan diri anda dari bayangan masa lalu! Apakah anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu , matahari ke tempatnya terbit , seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, dan air mata ke dalam kelopak mata ? Ingatlah , keterikatan anda dengan masa lalu, keresahan Anda atas apa yng telah terjadi pada masa lalu, adalah kondisi yang sangat naif, memprihatinkan dan menakutkan. 
      Membaca kembali lembaran pahit masa lalu, hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa depan dan justru hanya disibukkan dengan memikirkan masa lalu. 
      Itu sama halnya dengan mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puing-puing yang telah lapuk. Padahal betapapun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu,niscaya mereka tidak akan mampu. Sebab yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya. 
     Orang yang berpikiran jernih tidak akan pernah melihat sedikitpun ke belakang. Pasalnya , angin akan selalu berhembus ke depan, air akan mengalir ke depan, setiap kafilah akan bergerak ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju ke depan. Maka dari itu , janganlah melawan sunnah kehidupan.

PERPISAHAN  

      Salah satu kata yg paling berat untuk saya katakan dan dengarkan adalah kata ‘perpisahan’. Mudah untuk dituliskan, namun begitu berat untuk dihadapi. Namun mungkin bila tidak ada kata perpisahan, tidak akan ada kata pertemuan. Kedua kata itu adalah 2 hal yg tidak bisa dipisahkan. Bila ada pertemuan pasti akan ada perpisahan. Tatkala Nabi Adam AS diciptakan dan menemukan dirinya bermukim di surga, beberapa saat kemudian dia harus rela berpisah dengan surga yang penuh kenikmatan. Nabi Adam AS hijrah ke dunia yang unik, penuh warna dan tantangan. Inilah mungkin awal mula sejarah kata pertemuan dan perpisahan dalam sejarah anak manusia.
       
         Siklus pertemuan dan perpisahan ini terus terjadi dalam kehidupan seseorang dan dalam sejarah peradaban manusia karena kedua kata itu memang mesti ada ketika manusia ada. Siapapun dia harus mengalaminya. Pertemuan biasanya diwarnai dengan hal2 yg indah dan membahagiakan. Perpisahan lebih byk dihiasi dgn kesedihan, keharuan dan linangan air mata. Jarang kondisi ini terbalik. Pertemuan adalah awal dari sesuatu yg baru, tapi perpisahan bukanlah akhir dari segalanya.

        Mungkin saya termasuk salah seorang yang harus mengalami siklus ini. Perpisahan dan pertemuan yang silih berganti dengan seseorang yang menjadikan hidupku penuh warna.  Andai kata itu bisa dihapus dari kamus kehidupan ini, aku akan me-delete-nya secara permanen. Namun kata itu sepertinya adalah hal yg ‘default‘ dlm program kehidupan setiap insan, sehingga mustahil untuk dihilangkan.

*********************
         Kini aku sudah sampai kembali di penghujung malam. Kusingkirkan almanak di atas meja agar aku tidak menghitung berapa malam yang mesti kulewati tanpa dirinya. Penantian yang berkepanjangan adalah hal cukup menyengsarakan. 
     Menunggu pertemuan kembali adalah pekerjaan yang berat dan menegangkan. Kata orang penantian bisa menjadi hal yang membahagiakan bila kita menikmatinya dan mengisinya dengan hal2 yang bermanfaat. 
     Namun secara jujur kukatakan, amat sulit untuk menikmatinya. Kadang malah menyiksa… Perpisahan yg berat, namun harus dijalani kembali demi menggapai sebuah mimpi. Aku hanya bisa menyemangati diri sendiri. Ruang kembali memisahkan cintaku…
        Hari-hari terasa begitu lama untuk dilewati. Apakah sehari telah berubah jadi 48 jam ? Sepertinya tidak, tapi kadang saya merasa seperti itu. Waktu seakan merangkak seperti siput yg ingin melewati jembatan Suramadu. Rindu yang membuncah seakan tak terbendung. Andai aku bisa, aku akan menggulung waktu kedepan dan memotong pita perjalanan hidupku untuk beberapa waktu. Jika Doraemon ada di sini, aku akan memintanya untuk meminjamkan mesin waktu atau pintu ajaib miliknya. Ingin rasanya raga ini terbang ke suatu tempat walau tanpa baling-baling bambu. Menemui cintaku.
        Semakin lama perasaan ini semakin hebat.. namun saya masih berusaha untuk bertahan karena sebuah alasan kemanusiaan.
saya sebenarnya sadar hal ini bisa membuat yg sehat jd sakit,membuat yg waras jd gila..semua menjadi gak karuan.. sungguh luar biasa dampak dari cinta ini..
mungkin engkau tak kan pernah tahu seperti apa saya melalui semua ini sendirian tanpamu.. rasanya begitu amat perih saat melewati tiap detiknya..
sering selalu saya belajar membayangkan menanti dari pagi hingga malam.. menanti dari detik ke menit.. dari menit ke jam.. dari hari ke hari.. dari minggu ke minggu.. dari bulan ke bulan..
apakah akan sanggup kulalui ini semua dari tahun ke tahun??
mungkin engkau tak tahu bagaimana rasanya men jadi diriku saat berada dalam puncak teramat sangat mencintaimu,menyayangimu,mengasihimu,mempercayaimu sepenuh hati
semua yang engkau katakan selalu benar dihatiku..
biar seluruh dunia pun mengatakan kalau enkau hanya membohongiku,memanfaatkanku,menjadikanku tempat pelarian kegelisahan hatimu,tapi ku tetap mempercayaimu dan tetap memilih untuk bertahan atas nama kasih dan sayang.

KU BERUSAHA BERTANYA PADA DIRIKU??

                                YANG LALU BIARLAH BERLALU KAWAN..

      Jangan hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawah payung gelap masa silam.Selamatkan diri anda dari bayangan masa lalu! Apakah anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu , matahari ke tempatnya terbit , seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, dan air mata ke dalam kelopak mata ? Ingatlah , keterikatan anda dengan masa lalu, keresahan Anda atas apa yng telah terjadi pada masa lalu, adalah kondisi yang sangat naif, memprihatinkan dan menakutkan. 
      Membaca kembali lembaran pahit masa lalu, hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa depan dan justru hanya disibukkan dengan memikirkan masa lalu. 
      Itu sama halnya dengan mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puing-puing yang telah lapuk. Padahal betapapun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu,niscaya mereka tidak akan mampu. Sebab yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya. 
     Orang yang berpikiran jernih tidak akan pernah melihat sedikitpun ke belakang. Pasalnya , angin akan selalu berhembus ke depan, air akan mengalir ke depan, setiap kafilah akan bergerak ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju ke depan. Maka dari itu , janganlah melawan sunnah kehidupan.

PERPISAHAN  

      Salah satu kata yg paling berat untuk saya katakan dan dengarkan adalah kata ‘perpisahan’. Mudah untuk dituliskan, namun begitu berat untuk dihadapi. Namun mungkin bila tidak ada kata perpisahan, tidak akan ada kata pertemuan. Kedua kata itu adalah 2 hal yg tidak bisa dipisahkan. Bila ada pertemuan pasti akan ada perpisahan. Tatkala Nabi Adam AS diciptakan dan menemukan dirinya bermukim di surga, beberapa saat kemudian dia harus rela berpisah dengan surga yang penuh kenikmatan. Nabi Adam AS hijrah ke dunia yang unik, penuh warna dan tantangan. Inilah mungkin awal mula sejarah kata pertemuan dan perpisahan dalam sejarah anak manusia.
       
         Siklus pertemuan dan perpisahan ini terus terjadi dalam kehidupan seseorang dan dalam sejarah peradaban manusia karena kedua kata itu memang mesti ada ketika manusia ada. Siapapun dia harus mengalaminya. Pertemuan biasanya diwarnai dengan hal2 yg indah dan membahagiakan. Perpisahan lebih byk dihiasi dgn kesedihan, keharuan dan linangan air mata. Jarang kondisi ini terbalik. Pertemuan adalah awal dari sesuatu yg baru, tapi perpisahan bukanlah akhir dari segalanya.

        Mungkin saya termasuk salah seorang yang harus mengalami siklus ini. Perpisahan dan pertemuan yang silih berganti dengan seseorang yang menjadikan hidupku penuh warna.  Andai kata itu bisa dihapus dari kamus kehidupan ini, aku akan me-delete-nya secara permanen. Namun kata itu sepertinya adalah hal yg ‘default‘ dlm program kehidupan setiap insan, sehingga mustahil untuk dihilangkan.

*********************
         Kini aku sudah sampai kembali di penghujung malam. Kusingkirkan almanak di atas meja agar aku tidak menghitung berapa malam yang mesti kulewati tanpa dirinya. Penantian yang berkepanjangan adalah hal cukup menyengsarakan. 
     Menunggu pertemuan kembali adalah pekerjaan yang berat dan menegangkan. Kata orang penantian bisa menjadi hal yang membahagiakan bila kita menikmatinya dan mengisinya dengan hal2 yang bermanfaat. 
     Namun secara jujur kukatakan, amat sulit untuk menikmatinya. Kadang malah menyiksa… Perpisahan yg berat, namun harus dijalani kembali demi menggapai sebuah mimpi. Aku hanya bisa menyemangati diri sendiri. Ruang kembali memisahkan cintaku…
        Hari-hari terasa begitu lama untuk dilewati. Apakah sehari telah berubah jadi 48 jam ? Sepertinya tidak, tapi kadang saya merasa seperti itu. Waktu seakan merangkak seperti siput yg ingin melewati jembatan Suramadu. Rindu yang membuncah seakan tak terbendung. Andai aku bisa, aku akan menggulung waktu kedepan dan memotong pita perjalanan hidupku untuk beberapa waktu. Jika Doraemon ada di sini, aku akan memintanya untuk meminjamkan mesin waktu atau pintu ajaib miliknya. Ingin rasanya raga ini terbang ke suatu tempat walau tanpa baling-baling bambu. Menemui cintaku.
        Semakin lama perasaan ini semakin hebat.. namun saya masih berusaha untuk bertahan karena sebuah alasan kemanusiaan.
saya sebenarnya sadar hal ini bisa membuat yg sehat jd sakit,membuat yg waras jd gila..semua menjadi gak karuan.. sungguh luar biasa dampak dari cinta ini..
mungkin engkau tak kan pernah tahu seperti apa saya melalui semua ini sendirian tanpamu.. rasanya begitu amat perih saat melewati tiap detiknya..
sering selalu saya belajar membayangkan menanti dari pagi hingga malam.. menanti dari detik ke menit.. dari menit ke jam.. dari hari ke hari.. dari minggu ke minggu.. dari bulan ke bulan..
apakah akan sanggup kulalui ini semua dari tahun ke tahun??
mungkin engkau tak tahu bagaimana rasanya men jadi diriku saat berada dalam puncak teramat sangat mencintaimu,menyayangimu,mengasihimu,mempercayaimu sepenuh hati
semua yang engkau katakan selalu benar dihatiku..
biar seluruh dunia pun mengatakan kalau enkau hanya membohongiku,memanfaatkanku,menjadikanku tempat pelarian kegelisahan hatimu,tapi ku tetap mempercayaimu dan tetap memilih untuk bertahan atas nama kasih dan sayang.

KU BERUSAHA BERTANYA PADA DIRIKU??

                                YANG LALU BIARLAH BERLALU KAWAN..

      Jangan hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawah payung gelap masa silam.Selamatkan diri anda dari bayangan masa lalu! Apakah anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu , matahari ke tempatnya terbit , seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, dan air mata ke dalam kelopak mata ? Ingatlah , keterikatan anda dengan masa lalu, keresahan Anda atas apa yng telah terjadi pada masa lalu, adalah kondisi yang sangat naif, memprihatinkan dan menakutkan. Membaca kembali lembaran pahit masa lalu, hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa depan dan justru hanya disibukkan dengan memikirkan masa lalu. Itu sama halnya dengan mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puing-puing yang telah lapuk. Padahal betapapun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu,niscaya mereka tidak akan mampu. Sebab yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya. Orang yang berpikiran jernih tidak akan pernah melihat sedikitpun ke belakang. Pasalnya , angin akan selalu berhembus ke depan, air akan mengalir ke depan, setiap kafilah akan bergerak ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju ke depan. Maka dari itu , janganlah melawan sunnah kehidupan.

PERPISAHAN  

      Salah satu kata yg paling berat untuk saya katakan dan dengarkan adalah kata ‘perpisahan’. Mudah untuk dituliskan, namun begitu berat untuk dihadapi. Namun mungkin bila tidak ada kata perpisahan, tidak akan ada kata pertemuan. Kedua kata itu adalah 2 hal yg tidak bisa dipisahkan. Bila ada pertemuan pasti akan ada perpisahan. Tatkala Nabi Adam AS diciptakan dan menemukan dirinya bermukim di surga, beberapa saat kemudian dia harus rela berpisah dengan surga yang penuh kenikmatan. Nabi Adam AS hijrah ke dunia yang unik, penuh warna dan tantangan. Inilah mungkin awal mula sejarah kata pertemuan dan perpisahan dalam sejarah anak manusia.
       
         Siklus pertemuan dan perpisahan ini terus terjadi dalam kehidupan seseorang dan dalam sejarah peradaban manusia karena kedua kata itu memang mesti ada ketika manusia ada. Siapapun dia harus mengalaminya. Pertemuan biasanya diwarnai dengan hal2 yg indah dan membahagiakan. Perpisahan lebih byk dihiasi dgn kesedihan, keharuan dan linangan air mata. Jarang kondisi ini terbalik. Pertemuan adalah awal dari sesuatu yg baru, tapi perpisahan bukanlah akhir dari segalanya.

        Mungkin saya termasuk salah seorang yang harus mengalami siklus ini. Perpisahan dan pertemuan yang silih berganti dengan seseorang yang menjadikan hidupku penuh warna.  Andai kata itu bisa dihapus dari kamus kehidupan ini, aku akan me-delete-nya secara permanen. Namun kata itu sepertinya adalah hal yg ‘default‘ dlm program kehidupan setiap insan, sehingga mustahil untuk dihilangkan.

*********************
         Kini aku sudah sampai kembali di penghujung malam. Kusingkirkan almanak di atas meja agar aku tidak menghitung berapa malam yang mesti kulewati tanpa dirinya. Penantian yang berkepanjangan adalah hal cukup menyengsarakan. Menunggu pertemuan kembali adalah pekerjaan yang berat dan menegangkan. Kata orang penantian bisa menjadi hal yang membahagiakan bila kita menikmatinya dan mengisinya dengan hal2 yang bermanfaat. Namun secara jujur kukatakan, amat sulit untuk menikmatinya. Kadang malah menyiksa… Perpisahan yg berat, namun harus dijalani kembali demi menggapai sebuah mimpi. Aku hanya bisa menyemangati diri sendiri. Ruang kembali memisahkan cintaku…
        Hari-hari terasa begitu lama untuk dilewati. Apakah sehari telah berubah jadi 48 jam ? Sepertinya tidak, tapi kadang saya merasa seperti itu. Waktu seakan merangkak seperti siput yg ingin melewati jembatan Suramadu. Rindu yang membuncah seakan tak terbendung. Andai aku bisa, aku akan menggulung waktu kedepan dan memotong pita perjalanan hidupku untuk beberapa waktu. Jika Doraemon ada di sini, aku akan memintanya untuk meminjamkan mesin waktu atau pintu ajaib miliknya. Ingin rasanya raga ini terbang ke suatu tempat walau tanpa baling-baling bambu. Menemui cintaku.
        Semakin lama perasaan ini semakin hebat.. namun saya masih berusaha untuk bertahan karena sebuah alasan kemanusiaan.
saya sebenarnya sadar hal ini bisa membuat yg sehat jd sakit,membuat yg waras jd gila..semua menjadi gak karuan.. sungguh luar biasa dampak dari cinta ini..
mungkin engkau tak kan pernah tahu seperti apa saya melalui semua ini sendirian tanpamu.. rasanya begitu amat perih saat melewati tiap detiknya..
sering selalu saya belajar membayangkan menanti dari pagi hingga malam.. menanti dari detik ke menit.. dari menit ke jam.. dari hari ke hari.. dari minggu ke minggu.. dari bulan ke bulan..
apakah akan sanggup kulalui ini semua dari tahun ke tahun??
mungkin engkau tak tahu bagaimana rasanya men jadi diriku saat berada dalam puncak teramat sangat mencintaimu,menyayangimu,mengasihimu,mempercayaimu sepenuh hati
semua yang engkau katakan selalu benar dihatiku..
biar seluruh dunia pun mengatakan kalau enkau hanya membohongiku,memanfaatkanku,menjadikanku tempat pelarian kegelisahan hatimu,tapi ku tetap mempercayaimu dan tetap memilih untuk bertahan atas nama kasih dan sayang.


RADIO STREAMING ANGKASA 7 FM TEMANGGUNG