SAAT HATI INI GUNDAH YANG TERINGAT HANYA
JUMOYO
Selain keluarga kampung halaman kelahiranku
Jumoyo masih menyimpan kenangan
Kenangan yang memang tak bisa untuk di lupakan meski selalu mencoba
Hanya ungkapan perasaan melalui tulisan saja untuk mengatakannyaAku tak pernah menyesal,aku tak pernah membenci,aku tak pernah memusuhiMalam ini ketika hati merasa gundah gulana dengan segala permasalah hidupkuDisamping mendekatkan diri kepada ilahirobbi,,,jiwaku seolah-olah menerawang ke masa lalu,masa dimana mampu berada dalam suasana kekeluargaan yang ke dua di samping keluarga asliku.Apa yang telah aku perbuat selama ini mungkin salah,aku salah bila harus menghindari kenyataan,aku salah bila harus bersikap munafik dalam mensikapi perasaanku sendiri.Saat ini ... bila aku harus berhayal,sepertinya aku ingin kembali ke masa-masa itu,memperbaiki untuk lebih baik lagi.Memanfaatkan waktu untuk menata masadepanku untuk lebih terarah.Tapi itu hal yang tak mungkin.Saat ini ,,,, dalam duniaku,Dunia radioku,,,,kegalauan menimpaku,rasanya semua ini menuntutku untuk mundur.Kegalauanku ini merupakan dampak dari rasa sepiku,dampak dari ketidak mampuanku untuk lebih dewasa dan menjadi diri sendiri.Terjatuh tenang dalam lamunan
Terhimpit oleh jiwa gelisah…
Tapi kini datang tanpa tanya,
Terukir nyata dalam jiwaDan aku tak sempat berlari
Tapi anganku semakin ingin merajaMalaikatku seolah pergi,
Malaikatku seolah mati
Sampai kapan angin terus mengikutiku
Dan sampai kapankah angin akan terus membawakuWalau diriku mulai lelah
Dari dunia yang terkutuk dan tak berujung ini
Tapi ini bukan akhir dari dunia
Karena aku harus terus bermimpiDan aku harus terus berlari
Walau semakin jauh, semakin tak pasti langkahku ini
Tapi anganku, mimpiku dan harapanku
Akan terus menuntunkuMenemani langkah ini …
Menemani langkah ini !!!

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar