Kamis, 02 Januari 2014

TERNYATA AKU RAPUH





Arya Narindra






Berusaha Menjadi Diri Sendiri

Greetz: Kau pasti bisa

Pernah aku merasa kuat dan hebat. pernaha ku merasa paling bisa dan paling mampu untuk di andalkan. pernah aku merasa paling wah di antara orang orang yang lain. aku serasa paling angkuh di antara yang lain. pernah aku merasa paling berjasa atas semua acara yang di lakukan. tenyata semua itu salah. ternyata itu hanyalah kesombongan nafsuku saja yang tak bisa terbendung bak bagaikan rasa benci yang tertanam lama yang akhirnya meledak tanpa terduga. akhirnya kini aku mulai buka pikiran dalam diri. mulai aku pahami segala macam dilema dalam hati yang ternyata aku tak bisa menaklukan semua apa yang aku inginkan. mau tak mau aku harus menentukan sikap ini untuk siapakah nanti aku harus berani memutuskan. dalam diri kini aku di bekali senjata uang cukup tangguh, ada belathi ada pisau. ada kapak dan berbagai macam benda tajam yang setiap waktu dapat menyayat hatiku sendiri. dalam benak kini aku belajar mengukir pertanyaan tentang rasa rasa yang aku alami. walaupun kadang aku sendiri merasa risih dengan kelakuan ku ini tetapi aku coba pahami bahwa memang aku tak bisa menghendaki segala seuatu itu harus bisa. dan ataupun harus jadi.
aku mulai belajar dari semua yang ada di sekelilingku seperti batu dia sanggup bertahan di tengah derasnya arus sungai yang seharusnya mampu mengahanyutkannya namn sungguh ia benar benar kuat. tak seperti aku yang mulai rapuh dengan ombang ambing keadaan yang seharusnya aku dapat meningkatkan kekuatan untuk terus berusaha memutuskan. tapi ini adalah pilihan dan bukan hanya aku yang memilih. ini masalah 2 hati bukan masalah satu hati. saling mengerti dan bersabar aku jadikan titik tengah dari segala macam problema yang membuat aku sendiri menjadi tak yakin dengan kemampuanku..
sodoran tawaran demi tawaran datang untuk menyuruh aku menuju kedapan sana tetapi aku malah berhenti tetapi aku malah terdiam dan merenungi. mampukah aku??atau bagaimanakah aku nanti??sanggupkah dengan keadaanini.?? aku putuskan segala sesuatu kini. semua yang ada dalam diriku pasti aku akan dapat memacu untuk berlaku bijaksana. aku ingin tetap bersama dia namun aku juga harus pahami kalau memang aku tak bisa memaksakan. biarkan saja aku tetap menunggu dan mungkin tetap meberi senyum termanis serta perhatian sebagai bukti kesriusan. hanya ini dulu yang bisa aku berikan. dan suatu pada saat nanti ak pasti menemukannya. aku pasti menemukan titik teranga dalam kegelapan dalam gelap gulitanya aku dan dia. pertanda dalam diri mulai bergejolak lama damun usaha dan menyadair bahwa diri ini bukan apa apa adalah yan gmulia di anyara yang lainnya.. aku akan coba katakan dan akan coba aku untupkan bahwa banyak hal yang harus aku pahami. dan tak akan picik aku membalas apa apa yang sudan di berikan untukku.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar